Berjumpa Sugeng Waluya, Bagian 9

Lagu "Rayuan Pulau Kelapa" yang dibawakannya sambil bergitar, mengajak aku ikut bertari-nari dengan flute yang kutiup dengan penuh rasa haru, sementara itu sahabat-sahabatku yang tak kasat mata, para malaikat surga, asyik secara bersamaan mengiringi kami dengan aura kudus musik mulia. Mitha, eyang, dan saudara-saudaranya meningkahi musik kami dengan mata dan mulut terbuka, karena kekuatan roh keindahan, menata ulang jiwa-jiwa mereka masuk ke kedamaian sejahtera. Sungguh, Mas Sugeng Waluya membawa kami memahami keselamatan yang sungguh selamat, sebagai manusia terpilih karena dicipta dan dilahirkan di tanah terbaik di seluruh bumi, yaitu Nusantara.
Dia, Mas Sugeng Waluya, menuturkan betapa hebatnya Tuhan menciptakan tanah air ini. Semua tumbuhan dari jenis apapun, tanaman pangan, tanaman sandang, tanaman guna hasta karya, semuanya dapat tumbuh sempurna tanpa direkayasa. Maka sebagai bangsa, kita sungguh lengkap untuk dapat berjaya, berbuat kebajikan kepada dunia. Ketika banyak kelaparan, sudah layak dan sepantasnya kita bisa menolong pangan, ketika dunia dirundung lara, kita harus mengulurkan bantuan pengobatan, karena di negeri kita banyak sekali tumbuh obat-obatan alam dalam tanaman, dan bukan rekayasa buatan. Bahkan masih banyak hal yang berhubungan dengan "sumber daya", sungguh tersimpan baik dan bermutu terbaik, menghuni seluruh bumi tanah air kita.
Bersambung...
Original Writer: Slamet Santosa
Copyright © 2009 JogjaPenatahCinta.Com
Urutan Tata Guratan
-
Berjumpa Sugeng Waluya, Bagian 9


