Bahasa Hati di Jogja
Bersama Mitha, Sugeng Waluya, Maryati Dewi, dan teman-temanya, Galuh menceritakan kisah bahasa hatinya selama di Jogja, yang menatah cintanya.
Author: Slamet Santosa
Copyright: JogjaPenatahCinta.com
Wujud Harunya Cinta, Bagian 35
Keelokan Hasil Tanah Cinta, Bagian 34
Wadah Sahajanya Cinta, Bagian 33
Orang Jawa Larut Dalam Cinta, Bagian 32
"Galuh, pulang yuk! Aku ngantuk nih, lagipula besok harus bantu eyang, katanya Pak Widagdo besok mau datang."
Aku tatap dalam-dalam matanya, kekasihku ini sudah kenyang berjalan-jalan petang denganku. Dari cahaya bola matanya, ia menampakkan kesenangan hatinya di hari ini, bisa berdendang keliling kota dengan Arjuna-nya.
"Baik, Mitha, aku juga sudah rindu untuk mencecap buah cinta di dadamu, yang nanti harus kamu tuangkan jadi ramuan sedap, teh poci di rumah eyang, ya..."
Purnama Cinta di Jogja, Bagian 31
